DESKRIPSI
GEOGRAFI KECAMATAN RINGINREJO KABUPATEN KEDIRI
MAKALAH
UNTUK
MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH
Pengatar
Geografi
Yang
dibina oleh Bapak Drs. I Komang Astina, M.S
oleh
Nuzilatus
Sa’adah
140721603187

UNIVERSITAS
NEGERI MALANG
FAKULTAS ILMU
SOSIAL
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN GEOGRAFI
September 2014
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kabupaten Kediri merupakan salah satu daerah di Propinsi Jawa
Timur yang terletak pada 111° 47' 05" sampai dengan 112°
18'20" bujur timur dan 7° 36'
12" sampai dengan 8° 0' 32" lintang selatan.
Kondisi
topografi Kabupaten Kediri terdiri dari dataran rendah dan pegunungan yang
dilalui aliran sungai Brantas yang membelah dari selatan ke utara.
Suhu udaranya berkisar antara 23°C sampai dengan 31°C dengan tingkat curah
hujan rata-rata sekitar 1652 mm per hari. Secara keseluruhan luas wilayah ada
sekitar 1.386.05 km² atau lebih dari 5% dari luas wilyah propinsi Jawa Timur.
Kecamatan
Ringinrejo merupakan salah satu dari 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri.
Kecamatan Ringinrejo merupakan kecamatan paling barat di Kabupaten Kediri yang
berbatasan langsung dengan Kabupaten Blitar. Dengan batas wilayah sebagai
berikut:
utara :
Kecamatan Kandat
selatan :
Kabupaten Blitar
barat :
Kecamatan Keras
timur :
Kecamatan Wates.
Kecamatan
Ringinrejo terdiri dari 11 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk sejumlah
47.877 jiwa dengan penduduk laki-laki sejumlah 23.775 jiwa dan penduduk
perempuan sejumlah 24.102 jiwa.
B.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana analisis kelebihan, kelemahan,
peluang dan kendala (S.W.O.T) Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri dalam aspek
topologi, aspek fisik dan aspek manusia?
C.
Tujuan
1. Untuk mengetahui kelebihan, kelemahan,
peluang dan kendala Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri dalam aspek topologi,
aspek fisik dan aspek manusia.
PEMBAHASAN
A.
Analisis Kelebihan, Kelemahan, Peluang dan Kendala
(S.W.O.T) Kecamatan Ringinrejo Kabupaten
Kediri
Kecamatan Ringinrejo merupakan kecamatan
paling selatan di Kabupaten Kediri yang berbatasan langsung dengan Kabupaten
Blitar sehingga akses jalan menuju Kecamatan Ringinrejo sangat mudah dengan
kondisi jalan yang cukup baik. Suhu udaranya berkisar antara
23°C sampai dengan 31°C dengan tingkat curah hujan rata-rata sekitar 1652 mm
per hari, oleh sebab itu persediaan air di Kecamatan Ringinrejo cukup banyak
sehingga tidak pernah terjadi kekeringan.
Jenis tanah
di Kecamatan Ringinrejo adalah tanah regosol yang berasal dari abu vulkanik
letusan Gunung Kelud yang berwarna
coklat kekelabuan yang mempunyai sifat subur, sehingga cocok sekali
untuk petanian.
Namun di balik itu, Kecamatan Ringinrejo juga memiliki kekurangan yang
menghambat pengembangan potensi Kecamatan Ringinrejo. Kekurangannya adalah lahan
pertanian di Kecamatan Ringinrejo belum diolah dengan optimal padahal tanah di
Kecamatan Ringinrejo merupakan tanah yang subur, selain itu juga sumber daya
manusia di Kecamatan Ringinrejo masih berupa tenaga kasar. Kebanyakan ibu rumah
tangga di Kecamatan Ringinrejo tidak memiliki pekerjaan karena mereka tidak
memiliki daya kreativitas dan keterampilan yang tinggi sehingga mereka hanya
duduk diam di rumah.
Pendidikan terakhir penduduk Kecamatan
Ringinrejo rata-rata hanya setingkat lulusan SLTP. Sehingga banyak penduduk
Kecamatan Ringinrejo yang sulit mencari pekerjaan yang layak sehingga mereka
banyak yang menjadi TKI ke luar negeri dengan berbagai alasan, antara lain
mereka menginginkan gaji yang lebih banyak selain itu juga karena mereka
mengikuti kerabat atau tetangga yang sudah sukses di luar negeri. Masyarakat di
Kecamatan Ringinrejo juga banyak yang merantau ke luar Pulau Jawa, misalnya ke
Pulau Kalimantan, Pulau Sumatera dan Pulau Lombok.
Sebenarnya Kecamatan Ringinrejo mampu
menjadi salah satu kecamatan yang berkontribusi besar untuk pembangunan
Kabupaten Kediri. Seperti peluang yang dimiliki dalam bidang perikanan,
peternakan, maupun di bidang industri, tentunya jika diolah dengan baik peluang
tersebut mampu bersaing dengan daerah lain.
Terbukti pada tahun 2013 masyarakat
Kecamatan Ringinrejo mampu menghasilkan ikan hias sebanyak 34.500kg/bulan, ikan
gurami 30.500kg/bulan, ikan lele 40.000kg/bulan, dan ikan nila 4000kg/bulan.
Selain itu dalam bidang peternakan, masyarakat Kecamatan Ringinrejo mampu
menghasilkan ayam petelur sebanyak 29.401 ekor, ayam ras sebanyak 15.310 ekor,
itik/menthok sebanyak 13.964 ekor dan sapi sebanyak 2.464 ekor.
Terdapat berbagai macam industri ringan
dan industri berat, terbukti dengan jumlah pabrik tahu/tempe sebanyak 28,
pabrik empring sebanyak 4, pabrik krupuk sebanyak 2, pabrik pengosoh plastik
sebanyak 1, pabrik tas kresek sebanyak 1, pabrik jamu botolan sebanyak 1, dan
pabrik lain-lain sebanyak 16.
Bukan hanya itu, di Kecamatan Ringinrejo
juga terdapat pasar yang menjadi pusat aktivitas bagi masyarakat Kecamatan
Ringinrejo dan juga yang berasal dari luar Kecamatan Ringinrejo. Selain itu
terdapat banyak pertokoan yang dapat menunjang pontensi ekonomi di Kecamatan
Ringinrejo.
Saat ini semua peluang
tersebut belum mampu menjadi potensi dari Kecamatan Ringinrejo karena belum
dapat dikelola secara maksimal. Beberapa kendala yang mendasari terhambatnya
peluang perkembangan sektor-sektor tersebut adalah masih kurangnya
tenaga-tenaga ahli, modal yang dimiliki, dan lambatnya perkembangan teknologi
di daerah tersebut.
Rendahnya pengetahuan
dan kurangnya tenaga profesional inilah yang menyebabkan timbulnya
kendala-kendala yang lain. Seperti kurangnya modal karena masyarakat tidak
mampu menarik minat investor untuk menanamkan modalnya. Serta ketidakmampuan
masyarakat memanfaatkan teknologi untuk memudahkan mereka mengelolah sumber
daya yang ada. Selama ini masyarakat dominan menggunakan cara dan alat
tradisional dalam mengolah sumber daya yang mereka miliki. Dengan keterbatasan
kemampuan dan alat ini tentunya mempengaruhi akan hasil produksi yang relatif
kurang baik dan belum mampu bersaing dengan produk-produk dari daerah lain.
Kendala-kendala tersebut terbukti dengan hasil produksi peternakan yang dari
tahun ke tahun masih menunjukan perkembangan yang tidak jauh berbeda dengan
tahun sebelumnya.
Meski dengan potensi
dan peluang yang ada Kecamatan Ringinrejo masih memiliki banyak kekurangan dan
kendala khususnya dalam usaha pengembangan sumber daya yang dimiliki. Sampai
saat ini pemerintah masih terus berusaha mengatasi dan memperbaiki berbagai
kekurangan dan kendala yang ada. Contohnya adalah di Kecamatan Ringinrejo tidak
terdapat SMA.
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Kecamatan Ringinrejo merupakan kecamatan
paling selatan di Kabupaten Kediri yang berbatasan langsung dengan Kabupaten
Blitar. Kecamatan Ringinrejo memiliki potensi dan peluang dalam aspek topologi,
fisik dan manusia. Akan tetapi dibalik potensi dan peluang tersebut juga
memiliki kelemahan dan juga kendala yang harus segera dicari solusinya sehingga
Kecamatan Ringinrejo dapat mandiri dan membangun daerahnya.
DAFTAR
RUJUKAN
kedirikab.go.id.online.diakses
pada tanggal 22 September 2014; 14.02
jatimprov.go.id.online.diakses
pada tanggal 23 September 2014; 19.59
kemendagri.go.id.online.diakses
pada tanggal 27 September 2014; 09.43