Selasa, 21 Januari 2014

MENGATASI DEHIDRASI AKIBAT DEMAM


  • Gunakan pakaian hangat yang disesuaikan dengan suhu ruangan.
  • Cegahlah stress dan lakukan relaksasi misalnya dengan melakukan pemijatan.
  • Berkumurlah dengan air garam yang hangat beberapa kali sehari untuk meringankan rasa tak enak di tenggorokan. Permen pelega tenggorokan pun dapat pula mengurangi rasa nyeri.

MAN 3 KEBANJIRAN DARAH



            Kediri, -MAN 3 Kediri kedatangan mobil dari PMI yang menyelenggarakan kegiatan donor darah (18/1).
            “Kegiatan donor darah ini merupakan program kerja dari PMR MAN 3 yang rencananya akan diselenggarakan sebanyak 3 kali dalam satu periode”, kata Reza Setiawan selaku ketua PMR MAN 3.
            Acara yang dimulai pukul 8 ini diikuti oleh siswa, guru, dan karyawan MAN 3, bahkan ada juga wali murid dari TK Perwanida yang juga mengikuti kegiatan donor darah.
            Prosedur mengikuti donor darah yang terpenting adalah memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan PMI, lalu mengisi formulir seleksi donor darah, dan melalui pengecekan golongan dan kadar darah.
            Kemudian setelah memenuhi tahap tersebut, maka akan dilakukan ngecekan tensi darah di dalam mobil donor darah. Dan apabila tensi darah sessuai dengan ketentuan, maka dapat diambil sebanyak 250ml.
            “Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan siswa MAN 3 mempunyai jiwa kemanusiaan”, ujar Izzah Himmatul selaku pengurus PMR MAN 3.

BEDA AIR, BEDA MANFAATNYA

Jangan salah memilih air mandi, karena beda air beda manfaatnya.
Untuk mandi ada tiga pilihan air, yaitu air panas, air hangat, air dingin.

Air panas / hangat berfungsi merangsang sirkulasi dan relaksasi, karena membuat tubuh berkeringat, maka baik pula untuk mengeluarkan bahan bersifat racun dari dalam tubuh. Air panas / hangat lebih cocok untuk mandi di sore atau malam hari karena lebih bersifat menenangkan.

Air netral atau yang relatif sesuai suhu tubuh baik untuk “membangunkan” tubuh karena memberi kesegaran, oleh karena itu cocok untuk mandi pagi. Air dingin dapat meningkatkan kekencangan kulit dan jaringan, merangsang metabolisme tubuh, meningkatkan fungsi kelenjar tiroid, mengurangi lelah, dan merangsang keluarnya buang air besar.

Common Cold

Gejala Common Cold yang mungkin sering anda rasakan seperti merasa lelah, bersin-bersin, batuk, atau hidung berair, kadang disertai demam. Biasanya yang dirasakan hanyalah demam ringan atau meriang. Pegal-pegal atau sakit otot, tenggorokan gatal, mata berair disertai sakit kepala.

Hal-hal yang dapat anda lakukan untuk mengatasi Common Cold :
  • Banyak beristirahat, terutama jika anda terkena demam.
  •  Jaga agar tubuh tetap hangat.
  • Berhenti merokok dan cegahlah asap rokok yang dapat menyebabkan gejala memburuk.
  •  Minumlah banyak cairan seperti air, jus buah, atau sup hangat, tetapi tidak yang mengandung alkohol. Cairan akan membantu mengencerkan lendir. Cairan juga penting untuk menghentikan virus penyebab Common Cold dapat bertahan pada tangan anda hingga berjam-jam. Kontak dari tangan ke tangan merupakan salah satu cara penyebaran kuman. Selain itu penyebaran juga dapat melalui cairan bersin atau batuk, yang dapat dilakukan adalah : Mencuci tangan dengan air atau sabun. Terutama setelah membuang cairan hidung. Jangan sering menyentuh mata, hidung dan mulut, karena virus dapat mudah berpindah tangan ke jaringan mukosa atau sebaliknya.
Tidak ada obat untuk Common Cold. Obat hanya dapat mengurangi gejala-gejala yang menggangu seperti rasa tidak enak badan, pegal-pegal, hidung berair, dsb. Analgetik adalah obat untuk mengurangi rasa nyeri, pegal-pegal, dan menurunkan demam misalnya Paracetamol atau Acetaminoven. Antitusif adalah obat untuk menghentikan batuk, tetapi tak dapat digunakan bila batuk anda berdahak. Misalnya dekstrometorfan. Ekspetororan dapat membantu mengeluarkan cairan lendir atau dahak, misalnya guaifenecin. Dekongesten adalah obat untuk mengurangi hidung mampet, misalnya fenilpropanolamin atau pseudoefedrin.